HALSEL, TA-- Wakil Bupati Halmahera Selatan Halsel) Helmi Umar Muksin, sekaligus sebagai ketua Tim Koordinasi TEKAD Halsel, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Rapat Koordinasi Fasilitator Kabupaten serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperkuat sinergi pelaksanaan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Tahun Anggaran 2026.
Melalui sambutanya, Politisi NasDem, ini memberikan dukungan penuh melalui anggaran pembelanjaan daerah di tahun 2026 nanti. "Pastinya, Pemda juga nanti akan menganggarkan kurang lebih, Rp 6 Miliar sekian di tahun 2026 mendatang agar mempercepat Program-program yang suda di jalankan oleh TEKAD," Ucap Helmi.
Kegiatan yang dipusatkan, di Aula Hotel Buana Lipu Kecamatan Bacan, Senin, (08/12/25) tersebut, dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian, Bapeda, para fasilitator kabupaten, dan tim pelaksana.
"Agenda utama rapat adalah menyatukan langkah strategis antara instansi guna mempercepat implementasi Program TEKAD yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis lokal," Jelas Korwil NasDem wilayah timur tersebut.
Lanjut Helmi, Program TEKAD ini sangat penting, olehnya itu, perlu penegasan yang tegas, bahwa, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, diutamakan, pentingnya kolaborasi lintas OPD agar pelaksanaan program TEKAD berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat desa setempat.
"Tujuan membangun hubungan yang Sinergi antar OPD ini merupakan kunci untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri semua harus terlibat agar hasilnya dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya,".
Hal ini Kata Helmi, Keberhasilan TEKAD tidak hanya diukur dari meningkatnya hasil produksi, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kolaborasi antar pihak. Penyuluh pertanian dan perikanan sangat dibutuhkan agar pendampingan di lapangan berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Kami siap bersinergi karena tujuan TEKAD ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halsel, yaitu peningkatan produksi dan kesejahteraan petani yang berkelanjutan," Ungkap politisi NasDem ini.
"Kunci pemberdayaan adalah pelibatan masyarakat dalam setiap proses, dengan memperkuat kapasitas SDM desa dan sinergi lintas sektor, kita bisa mewujudkan desa mandiri dan berdaya saing," tegas Zaki.
Zaki menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan strategis dalam perencanaan, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan TEKAD.
"Kami" Pemda Halsel " ingin TEKAD menjadi instrumen nyata transformasi ekonomi desa, program ini harus melahirkan inovasi dan kemandirian di setiap desa, sinergi lintas sektor wajib diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tutur Zaki.
Disisi lain, Fasilitator Kabupaten, Nasir "Achil" Husen, menegaskan, Melalui rapat koordinasi tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh OPD agar ber komitmen bersama untuk mendukung Program TEKAD 2025 sebagai langkah strategis dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa di Halsel.
"Program TEKAD diharapkan menjadi kualitas utama dalam menciptakan desa yang produktif, berdaya saing, dan mandiri, sejalan dengan visi dan misi Pemda Halsel untuk mewujudkan pembangunan berbasis potensi lokal yang inklusif dan berkelanjutan," singkatnya.(sad/red)
Sumber Berita : https://timuraktual.com/dorong-kemandirian-ekonomi-desa-tekad-halsel-bagun-sinergi-lintas-opd/