KBRN, Boven Digoel: Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan Pembangunan Daerah Boven Digoel (BP4D) gelar Forum Group Discusson (FGD) Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Di Kabupaten Boven Digoel Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di gedung gereja Bethel Tanah Merah, Senin (6/10/2025).
Kepala BP4D Darius Minggu ungkapkan, program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) adalah transformasi ekonomi kampung terpadu, sebuah program kerja sama antara kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi ( Kemendes PDTT) dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD) yang bertujuan memberdayakan masyarakat desa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan kemandirian desa.
Program ini dilaksanakan di Indonesia timur terutama daerah tertinggal dan menyasar peningkatan pendapatan rumah tangga, pengembangan kapasitas dan partisipasi sosial yang setara.
Dijelaskan, program TEKAD merupakan dampak positif terutama kepada masyarakat yang ada di Distrik Mindiptanah dan Subur. Dengan harapan bahwa jangan hanya 2 distrik yang mendapatkan program TEKAD tersebut, namun diharapkan, agar 20 Distrik wilayah Boven Digoel dapat merasakan dampak positif dari program TEKAD ini. Dengan begitu mari bekerja sama dari pihak Pemda, Distrik dan Kampung untuk mengawal program ini, sehingga berjalan dengan baik.
Kepada seluruh aparat distrik dan aparat kampung diajak dapat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Boven Digoel yang lebih baik dan sejahtera. Untuk itu mari kerja sama dan kerja nyata. Perubahan berasal dari pribadi, keluarga, kampung, distrik kemudian kabupaten. Tunjukkan kemampuan dan wujudkan masa depan yang cerah bagi bagi generasi penerus.
Sumber Berita : https://rri.co.id/daerah-3t/1884334/program-tekad-perlu-kolaborasi-pemerintah-kabupaten-hingga-kampung